Ingin mencari lebih cepat, liwat sini :

Cara cepat cari data

Kategorisasi
Artikel teknologi/komputer
Berita
User Online: 5
Total Visit: 21627

15 Januari 2010
vita
vita5758@yahoo.com
Assalamu'alaikum pk Mukhlis.. skrg ngajar di mana sj, Pak? tmn saya anaknya kena stiup. obat yg aman untuk bayi yg terkena stiup apa ya,Pak? usianya 8 bln. tdk mendapat ASI. hampir tiap bln berkunjung ke dokter krn sakit. terimakasih
31 Desember 2009
erlin mahasiswi akbid kh
erlin.cuaap@yahoo.com
Ass pak mu nanya ne.. kisi-kisi buat ujian kok lum tampil ya, udah di nanti-nanti ma teman-teman semua. cpt di tampilin ya pak. wassalam
30 Desember 2009
lilia citra akbid KH(lilia tat
queen.viera@yahoo.co.id
pak,soal2 yg br mna??kok g'da??pyeng ni mw blajar hand out byk bgt..hehe
12 Desember 2009
siti jubaidah
ida_mapro13@yahoo.com
pak, numpang nanya nie.. bu any guntarti punya alamat blog jg kah??kl ada blh dong pak!!
11 Nopember 2009
Fredy A Nasel (Univ Pancasila
fredy_nasel_2007@yahoo.com
Salam Kenal.Saya mahasiswa magister farmasi UP Jakarta. Saya tertarik untuk tesis cost effectiveness analysis ttg obat penyakit kronis (jantung/hipertensi). Apa bapak biasa mengirimkan beberapa artikel/hasil penelitian ttg itu. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih
09 Nopember 2009
aan
farmasi_06@ymail.com
asslkm p muhlis...mau tanya pak, matri ilmu resep antibiotik ikut buat ujian gak pak? matur nuwun
02 Nopember 2009
ully
ully_fatmawati@yahoo.com
wah pak soal kebidanannya pantep banged. yang tau cuma parasetamol. hehehe...
01 Nopember 2009
sinta maharani
tita_centil@yahoo.com
pak soal2 mid nya dibanyakin ya kata kuncinya ya., hhee...... from: akbid KH
31 Oktober 2009
ully
ully_fatmawati@yahoo.com
pak kok soalnya baru rencana?
30 Oktober 2009
ami
ami@yahoo.com
konten Humor nya bagus bikin biasa ketawa, boleh kirim humor nggak pak ?
07 September 2009
friska
friska_fitri@yahoo.com
ass.. pak, saya mau tanya tentang analisis farmakoekonomi.. saya mengambil skripsi ttg farmakoekonomi, kira kira data yang diperlukan selam analisis dr rekam medik apa saja?trima kasih sblmnya pak
01 September 2009
ihda
me_raffles@yahoo.com
wah pak, photonya mantab... He,... Pak, vote-nya kok aneh ya...??? Kok ada nama bapak gitu... hehe
28 Juli 2009
secret fans
:-) @ Yohoo.com
pak terimakasih ya bimbingan skripsinya.....
16 Juli 2009
abdi
jas_ptr@yahoo.com
akhir datang juga up date-an barunya...sdh lama pak.
14 Juli 2009
luthfi, S. Farm, Apt
luthfi_green@yahoo.com
Salam, Bapak saya sebagai calon pengajar baru membutuhkan informasi buku2 ilmu resep dan pelajaran farmakologi untuk SMA. Kira2 buku apa yg digunakan dan materi apa saja yg disampaikan? sbg informasi, saya dulu tdk sekolah di SMF pak jadi tdk ada gambaran.
02 Juni 2009
ihda mufriha
ihdamufriha@yahoo.co.id
Assalamu'alaikum. Pak muhlis, boleh tidak kpn2, minta bantuan ttng skripsi farmakoekonomi
22 Mei 2009
muhlis
muhlis3@yahoo.co.id
buat putri-jogja, alkohol untuk obat luar boleh saja, karena bukan najis
21 Mei 2009
putri_jogja
puss_puchan@yahoo.com
Pak muhlis,sy mau tnya.. Sbnrnya klo bagian tubuh yg akn disuntik diolesi t'lbh dl dgn alkohol,itu trmsk halal ato haram??
19 Mei 2009
ritz
pix_nda@ymail.com
skses bwt web.nya y pak... kontennya jg mantab...
24 April 2009
bayu
bayoudunk@yahoo
23 April 2009
abdi
jas_ptr@yahoo.com
mantap pak...klu bisa tambah kolom dakwah farmasi (khusus)
22 April 2009
Aryo haryadi
hide@mysite.com
Boleh ni pak kalo bikin ujian online,.. Biar kita ga keder kalo ujian di kampus?.. he2x.
21 April 2009
-----
-@---
pak. bapak cakep deh...
20 April 2009
laela
laelagrin@yahoo.com
keren.. moga2 bs sampai pd kriteria tsb.. amin...
14 April 2009
Humaira
jasmine_attabaqi@yahoo.co.id
pak...mau "daftar"... msh jomblo ne pak..
14 April 2009
muhlis
---
mo ndaftar harus untuk no 1 atau bole no-2???
08 April 2009
Arif
Toms_gladiator@yahoo.com
soal bwt mid untuk farmasetika 2 ckup yang ad di diktatnya pak muchlis..... ga usah di reka2 lo pak hwe...... ntar soalnya menyusul.....lupa g bw diktatnya.... trima kasih...
07 April 2009
sisi
g_manis@yahoo.co.id
pak buat soal midnya jangan yang susah.... makasih
04 April 2009
anna yusuf
anna_yusuf08@yahoo.co.id
assalamualaikum pak... pak..ternyata menjadi pengajar itu sulit ya...
31 Maret 2009
imas
khamsa@yahoo.com
subkhanallah, taujih bapak bagus sekali,sangat membantu tugas artikel ana,tapi mohon d tambahkan untuk kiat kiat memperkuat jama'ah.jazakumullah khair
25 Pebruari 2009
Wiwit
nn@nh.com
Tolong Di publikasikan daftar alamat kantor IFSI seluruh Indonesia pak,.. biar kita bisa tau kalo nanti mau daftar di ISFI kabupaten
18 Pebruari 2009
Pramono
alfianpram@plasa.com
menarik disimak ternyata dunia farmasi.. Gmn tentang kasus puyer pak?.. ada pembelaan buat kita sebagai farmasist?..
07 Pebruari 2009
anggi
gie_sleepahulic@yahoo.com
pak boleh g saya minta data selengkapnya tentang pola penggunaan dan analisis antibiotika soalnya saya sedang menyusun TA dan saya ingin melihat itu sebagai referensi.. makasih yapa...
07 Pebruari 2009
anton
anton@yahoo.co.is
wah bagus sekali konten nya pak, usul ada konsultasi jodohnya, sukses selalu ya pak
07 Pebruari 2009
Muhammad Fahmi
fahmirozak@yahoo.com
fahmirozak@yahoo.com
07 Pebruari 2009
Asri Maulani
asr1m4uln1@yahoo.com
Pak soal ujiannya mana?,.. mbok di kasih di web ini,.. maksaih ya.. Do'akan saya lulus ya pak...
07 Pebruari 2009
erlin
erlin_pharm@yahoo.com
Selamat atas launcing web nya, pak... but, kalo ngirim2 tulisan gtu boleh/ tidak ya?
07 Pebruari 2009
Arwita
arwitaputrirmdhni@yahoo.co.id
Pak,.. Persaratan biin apotek itu gima pak?,.. Saya sudah lulus dan pengen bikin apotek sendiri
07 Pebruari 2009
P. muhlis
muhlis3@yahoo.com
Buat Anggi : bole aja, posisi dimana ??, alamat yg lengkap ya
Forum Login
User Name
Password
Pendaftaran member baru Lupa password ?
Posting terbaru
04 Nopember 2009
Carav merubah tampilan Facebook
03 Nopember 2009
Mahasiswa Muhammadiyah Demo
03 Nopember 2009
Facebook Diblokir ? Coba Ini Aja
13 Juli 2009
PAN & Golkar, Korban Politik SBY?
26 Mei 2009
Buku 'Ilusi Negara Islam' Mengadu Domba Ummat Islam
25 Mei 2009
Ilusi Negara Islam
28 April 2009
Tips Hindari Flu Babi

 

 

Kisah Buah Apel dan kejujuran

Seorang lelaki shalih bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba ia melihat sebuah apel terjatuh di luar pagar suatu kebun buah-buahan. Melihat apel merah yang ranum itu tergeletak di tanah, terbitlah air liur Tsabit. Apalagi hari begitu panas dan Tsabit tengah kehausan. Tanpa berpikir panjang Tsabit memungut dan memakan apel itu. Tapi baru setengah memakannya Tsabit ingat: apel itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin dari pemiliknya.

Tsabit pun bergegas masuk ke dalam kebun itu. Ia hendak menemui si pemilik kebun dan meminta si pemilik menghalalkan sebuah apel yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. “Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap Anda menghalalkannya,” kata Tsabit kepada orang itu. Namun ornag itu menjawab, “Aku bukan pemilik kebun ini. Aku hanya orang yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebun ini.”

 

Tsabit pun bertanya, “Di mana rumah pemilik kebun ini? Aku harus menemuinya untuk meminta ia menghalalkan apel yang telah kumakan ini.”

“Untuk sampai ke sana engkau harus menempuh perjalanan sehari semalam,” jawab si penjaga kebun.

“Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku karena tanpa izin pemiliknya. Bukankah Rasulullah saw. sudah memperingatkan kita melalui sabdanya: ‘Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka’,” tukas Tsabit tegas.

 

Tsabit pergi ke arah yang ditunjuk penjaga kebun. Ia menuju rumah si pemilik kebun. Dan setiba di sana dia langsung mengetuk pintu. Si pemilik rumah membukakan pintu. Tsabit langsung memberi salam dengan sopan.

 

 

“Wahai Tuan, saya terlanjur memakan setengah dari sebuah apel yang jatuh ke luar dari kebun milik Tuan. Karena itu, saya datang untuk meminta Tuan menghalalkan apa yang sudah saya makan itu.”

 

Lelaki tua si pemilik kebun itu mengamati Tsabit dengan cermat. Lalu dia berkata, “Tidak! Aku tidak akan menghalalkannya kecuali dengan satu syarat.”

Tsabit khawatir tidak dapat memenuhi syarat itu. Namun, ia tidak punya pilihan. “Apa syarat itu, Tuan?”

 

Si pemilik kebun menjawab dengan jawaban yang di luar dugaan. “Engkau harus mengawini putriku!”

Tsabit bin Ibrahim terkejut. “Hanya karena aku makan setengah buah apel yang jatuh keluar dari kebun Tuan, saya harus mengawini putri Tuan?” Tsabit membuat pertanyaan dengan warna penuh keheranan.

Tapi si pemilik kebun itu tidak peduli. Bahkan ia menambahkan, “Engkau juga harus tahu. Putriku punya kekurangan. Ia buta, bisu, dan tuli. Ia juga lumpuh.”

Tsabit terkejut. Haruskah ia menikahi perempuan seperti itu hanya karena ia memakan sebuah apel tidak dihalalkan baginya?

 

Si pemilik kebun itu kembali menegaskan sikapnya, “Aku tidak akan menghalalkan apel yang engkau makan kecuali engkau penuhi syarat itu.”

Tsabit yang tidak ingin di tubuhnya ada barang haram dengan tegas menjawab, “Baik, aku terima karena aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul ‘alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya karena aku amat berharap Allah meridhaiku. Mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta’ala.”

 

Pernikahan pun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi untuk menyaksikan akad nikah itu. Setelah akad nikah selesai, Tsabit dipersilakan menemui istrinya. “Assalamu”alaikum!” Tsabit tetap mengucapkan salam, walau tahu istrinya tuli dan bisu.

 

Tsabit kaget. Ada suara wanita menjawab salamnya. Tsabit masuk menghampiri wanita itu. Wanita itu mengulurkan tangan menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut.

Setelah duduk di samping istrinya, Tsabit bertanya, “Ayahmu mengatakan kepadaku bahwa kamu buta. Mengapa?”

Wanita itu menjawab, “Ayahku benar. Aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah.”

Tsabit bertanya lagi, “Ayahmu juga mengatakan kamu tuli, mengapa?”

“Ayahku benar. Aku tidak pernah mau mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat Allah ridha,” jawab wanita itu. “Ayahku pasti juga mengatakan kepadamu aku bisu dan lumpuh, bukan?”

Tsabit mengangguk mengiyakan pertanyaan istrinya itu.

“Aku dikatakan bisu karena aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah saja. Aku dikatakan lumpuh karena kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang membuat Allah gusar.”

 

Tsabit begitu bahagia. Ia mendapat istri yang shalihah. Apalagi wajahnya bagaikan bulan purnama di malam gelap. Dari pernikahan ini Tsabit dan istrinya dikaruniai seorang putra yang kelak menjadi ulama yang menjadi rujukan dunia: Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit.

 

 

Powered By : www.25juni.com